Review: Santa Buddies

Film dimulai dengan adegan Santa Claus (George Wendt) dan seekor anjing, Santa Paws (Tom Bosley) yang mengamati bongkahan es di Kutub Utara. Bongkahan es yang dipercayai akan mencair seiring banyak anak dan anak anjing di dunia yang tidak lagi mempercayai keajaiban Natal. Kalau bongkahan es itu mencair maka tidak akan ada lagi Natal. Santa Claus teringat pada Puppy Paws (Zachary Gordon), anak dari Santa Paws yang menurutnya bisa menyelamatkan Natal.

santa_buddies_photo_10

Tapi sayangnya Puppy Paws bertindak sebaliknya. Dia tidak menyukai Natal dan ingin Natal menghilang selamanya. Puppy Paws melihat nama Budderball (Josh Flitter), -seekor anjing yang tinggal di Fernfield-, dalam daftar anak nakal milik Santa. Lalu dia merencanakan untuk menemui Budderball dan ingin belajar bagaimana menjadi seekor anjing biasa.

Dengan menumpang sebuah mobil pengantar surat dari Kutub Utara, Puppy Paws akhirnya tiba di Fernfield dan segera mencari Budderball. Ketika bertemu Budderball dan mengaku bahwa dia berasal dari Kutub Utara, Budderball mengoloknya. Budderball berjanji untuk menjadi anjing yang baik, karena sebelumnya dia melakukan hal yang buruk yaitu makan ayam kalkun di acara Thanksgiving. Namun Puppy Paws mengacaukan segalanya.

buddies

Budderball lalu mengenalkan Puppy Paws pada Buddies, saudara-saudara Budderball. Mereka lalu secara bergantian membawa Puppy Paws ke rumah mereka dan mengajarkan keahlian atau kesukaan mereka. Namun Puppy Paws malah mengacaukan segalanya yang membuat para anjing kesal dan kena hukuman dari pemilik mereka. 

Suatu hari saat mereka bermain petak umpet di taman dan Puppy Paws yang bertugas mencari anjing-anjing, tak disangka datang seorang pria bernama Mr. Stan Cruge yang terkenal sebagai penangkap anjing-anjing liar. Puppy Paws pun dibawa Cruge ke rumahnya, sebuah gudang gelap tempat anjing-anjing tangkapannya berada. Para anjing lalu kebingungan karena tidak dapat menemukan Puppy Paws.

Saat di tempat penampungan anjing-anjing, Puppy Paws bertemu Tiny, seekor anjing kecil yang mempercayai keajaiban Natal. Puppy Paws merasa tersentuh mendengar cerita dan nyanyian Tiny tentang keajaiban Natal. Puppy Paws belajar arti natal yang sesungguhnya dari Tiny. Dia berjanji pada Tiny untuk segera menyelamatkan Natal.

Di Kutub Utara sendiri, Santa Claus dan para kurcaci kebingungan mencari Puppy Paws. Seorang kurcaci yang menjadi sopir mobil pengantar surat menemukan baju Puppy Paws di mobilnya dan lalu melaporkan hal tersebut kepada Santa. Santa pun lalu menugaskan elf dog bernama Eddy dan Elf bernama Eli, pergi ke Fernfield untuk mencari Puppy Paws dan membawanya kembali ke Kutub Utara.

Eddy pun pergi ke Fernfield dan mencari tahu keberadaan Puppy Paws melalui Budderball dan saudara-saudaranya namun tidak satu pun yang tahu. Akhirnya salah satu dari mereka mengatakan agar mencarinya ke tempat Mr. Cruge. Mereka pun pergi ke sana diam-diam saat Mr. Cruge tidak ada. Akhirnya mereka berhasil menemukan Puppy Paws dan saat mau keluar, Mr. Cruge datang. Para anjing pun berbagi tugas. Puppy Paws, Budderball dan saudara-saudaranya bertugas untuk mencari Eli agar mereka bisa segera pulang ke Kutub Utara untuk menyelamatkan Natal. Eddy dan Tiny harus tetap tinggal di gudang penampungan para anjing tersebut untuk mengalihkan perhatian Mr. Cruge.

Eddy mengatakan pada Mr. Cruge bahwa dia mengetahui masa kecil Mr. Cruge dan alasan mengapa dia sangat membenci Natal. Mr. Cruge shock melihat Eddy, seekor anjing yang bisa bicara. Eddy kemudian pergi, meninggalkan Mr. Cruge yang masih terheran-heran kebingungan.

Puppy Paws dan para anjing akhirnya memikirkan cara lain untuk bisa kembali ke Kutub Utara. Dengan bantuan keajaiban kalung Puppy Paws, dia membuat kereta mainan menjadi sebuah kereta yang menyerupai kereta pengantar hadiah natal milik Santa. Dengan keajaiban yang dimiliki Puppy Paws, dia membuat para anjing menjadi penarik kereta dan mereka pun terbang menuju ke Kutub Utara untuk bertemu Santa. 

Lalu, apakah Puppy Paws dan Santa Claus bisa menyelamatkan Natal? Nah, nonton sendiri filmnya buat tahu kelanjutannya yah. 😀

***
Nonton film ini waktu liburan Natal taun lalu. Cukup menghibur lihat lucunya anjing-anjing yang bisa ngomong ini. 😀 Film keluarga yang pas untuk semua umur dan sangat pas diputar saat natal. 🙂

Advertisements