Day311: [Jojo Jalan Jalan] Bersantai Menikmati Sore di Pantai Pok Tunggal


Ketemu lagi di Jojo Jalan Jalan episode kedua! 😀 Di long weekend Tahun Baru Islam kemarin (4/11), gue pergi cave tubing di Kalisuci, Gunung Kidul, Jogja. Oya, postingan tentang ini menyusul ya. Lumayan banyak fotonya.

Setelah puas bermain di Kalisuci, gue ngajak temen-temen untuk ke pantai. Lupa kapan terakhir kali gue main ke pantai Gunung Kidul. 2 pantai yang pengin gue kunjungi adalah Pantai Pok Tunggal dan Indrayanti. Kedua pantai ini adalah 2 pantai yang termasuk baru ‘dijamah’ oleh wisatawan. Dari Kalisuci ke Pantai Pok Tunggal jaraknya 30 km. Agak sulit mencari pantai ini karena minimnya tanda penunjuk arah. Tanda-tanda penunjuk arah yang dipasang di jalan hanya memuat nama-nama pantai yang memang sudah terkenal di Gunung Kidul. Untuk mencari Pantai Pok Tunggal, kami harus bertanya beberapa kali pada warga untuk bisa sampai ke sana.

Sebelumnya gue sudah tahu kalau ke pantai ini harus menempuh perjalanan masuk yang terjal, dan benar banget, waktu ke Pantai Pok Tunggal ini kami harus melewati jalan yang panjang dan terjal. Sayang sekali, waktu ke pantai kemarin, cuacanya mendung. Jadi niat melihat sunset batal total. Tapi meski begitu, gue nggak kecewa. Karena bisa melihat pantai saja sudah bikin hati seneng! 🙂 Bisa lihat air dan pasir putihnya, bener-bener refreshing. Yang gue suka dari pantai adalah langit yang biru, air laut, pasir putih, dan menunggu sunset. Tapi kali ini gue harus rela nggak bisa lihat langit biru dan sunset. Ada sih sunset, tapi munculnya nggak cantik dan kurang maksimal. 

Pantai Pok Tunggal sore itu sepi. Ada beberapa wisatawan, tapi tidak ramai. Takjub saat melihat bukit-bukit yang tinggi yang seperti memagari pantai ini. Pantai ini terbilang bersih. Gue nggak eksplor hal-hal lain yang ada di pantai ini, karena masih capek habis cave tubing. Sore itu hanya bersantai menikmati sore yang mendung dan berfoto. Temen-temen gue pun punya kegiatannya masing-masing. Ada yang ngobrol, menyusuri pantai dengan bertelanjang kaki, duduk santai menikmati pemandangan sambil ngemil keripik, dan ada yang mencari kerang untuk dibawa pulang.

Pantai Pok Tunggal bisa jadi pilihan yang tepat untuk bersantai menikmati cantiknya pasir putih tanpa perlu berdesak-desakan dengan wisatawan lain. Hal ini mungkin tidak bisa dirasakan di pantai-pantai lain yang sudah cukup terkenal di Gunung Kidul. Hal yang harus selalu diingat saat kita berkunjung ke suatu tempat adalah tidak membuang sampah sembarangan. Ini cara yang paling sederhana dan tentu saja merupakan sebuah bentuk dukungan kita pada pariwisata Indonesia, dalam hal ini pantai. Yuk, santai dulu menikmati sore di Pantai Pok Tunggal! 🙂

Pohon yang ikonik di Pok Tunggal

Pohon yang ikonik di Pok Tunggal

with native speakers in my school. Anna-Jojo-Sasha. Latvian-Indonesian-Russian 😉

Gaya mainstream dulu ah! :D

Gaya mainstream dulu ah! 😀

Kuteksku! *tetep gaya* :D

Kuteksku! *tetep gaya* 😀

Advertisements