Day204: The Help

THE Help bercerita tentang Eugenia ‘Skeeter’ Phelan (Emma Stone) yang merasa gelisah dengan masalah diskriminasi terhadap warga kulit hitam, yang terjadi di Jackson Mississippi, di mana dia tinggal. Skeeter yang baru saja dipercaya mengerjakan kolom Nona Myrna -sebuah kolom di surat kabar tentang urusan rumah tangga-, merasa bahwa dia harus menulis sesuatu topik yang menarik. Skeeter berpikir untuk menulis tentang keberadaan dan kehidupan para pembantu kulit hitam di Jackson. Di Jackson, warga kulit hitam menjadi warga nomor dua. Pekerjaan menjadi pembantu menjadi pekerjaan yang turun temurun. Anak-anak perempuan dipaksa putus sekolah dan menjadi pembantu sejak usia dini, agar bisa membantu keuangan keluarga.

Adalah Aibileen (Viola Davis), salah satu contoh wanita di Jackson, yang sudah menjadi pembantu sejak usia muda. Awalnya Skeeter hanya meminta Aibileen untuk membantunya menjawab pertanyaan-pertanyaan kolom Nona Myrna, tetapi kemudian Skeeter merasa bahwa Aibileen bisa menjadi narasumber untuk buku yang ingin dibuatnya. Aibileen menolak tawaran Skeeter karena merasa bahwa isu mengenai pembantu dan juga warga kulit hitam di Jackson adalah isu yang sangat sensitif. Aibileen merasa jika dirinya ketahuan menceritakan kebenaran maupun sudut pandangnya, dia akan mengalami masalah.

Berjalannya waktu, Aibileen merasa bahwa kehidupannya sebagai warga kulit hitam menjadi semakin buruk. Dia harus menahan diri saat melihat teman-temannya diperlakukan tidak adil oleh orang-orang kulit putih. Karena tak tahan lagi menerima kenyataan, Aibileen pun kemudian mengiyakan ajakan Skeeter untuk menjadi narasumber sebuah buku tentang kesaksian para pembantu kulit hitam.

Dalam perjalanan menulis buku, Skeeter mendapatkan banyak tantangan. Awalnya dia hanya punya satu narasumber, tapi kemudian bertambah jumlahnya seiring banyaknya kejadian tak mengenakkan yang terjadi pada warga kulit hitam. 

The Help diadaptasi dari sebuah novel karya Kathryn Stockett dengan judul yang sama. The Help mengisahkan bagaimana di waktu yang lampau, isu mengenai rasisme menjadi hal yang serius di Amerika. Hingga muncul Martin Luther King, Jr sebagai pejuang kaum kulit hitam. Akting Viola Davis dan Octavia Spencer sebagai pembantu kulit hitam sangat mengagumkan di film ini. Peran Emma Stone sebagai jurnalis yang kritis dan peduli pada isu-isu sosial pun menjadikan film ini menarik diikuti. The Help, film yang real, sebab mengangkat isu-isu yang berkembang di masyarakat. Tak hanya soal rasisme, di film ini juga sedikit menyentil topik mengenai pandangan masyarakat maupun keluarga terhadap wanita yang sudah cukup umur, namun belum menikah. 

Quotes from the movie:

Buruk adalah hal yang timbul di dalam diri.

Saat bangun pagi, kau harus membuat keputusan. Tanyalah dirimu sendiri. “Apakah aku akan percaya semua hal buruk yang dikatakan orang bodoh tentang aku hari ini?”

Keberanian bukan hanya menjadi berani. Keberanian ialah berani melakukan yang benar meskipun tubuh kita lemah.

Tuhan memberitahu, memerintahkan, dan mendorong kita untuk mencintai. Kasih ialah siap mempertaruhkan dirimu sendiri untuk sesamamu. Sesamamu ialah saudara laki-laki, saudara perempuan, tetangga, teman, dan musuhmu.

Kalau kau bisa menyayangi musuhmu, kau sudah menang.

Jangan muram. Tersenyumlah.

Cinta dan benci ada bersamaan, dan kau perlu itu.

Aku harap kau menulis topik bagus. Sesuatu yang kau yakini.

Keberanian terkadang melewati satu keturunan.

Ada hal buruk terjadi yang tak bisa kita ubah.

Tuhan berkata, cintailah musuhmu. Sulit melakukannya. Tapi bisa dimulai dengan kejujuran.

Tidak ada yang pernah bertanya, apa rasanya menjadi diriku.

Advertisements