Day18: What’s your favorite city?

Gue nggak tau hari ke-18 ini mau cerita apaan. Dari beberapa postingan gue di blog ini, kok kebanyakan nulis tentang film ya. Bukan review ya, gue hanya ingin berbagi tentang film yang gue tonton atau yang gue suka. Kalau dibilang review, masih sangat jauh dari syarat standar menulis review film.

Hari jumat ini nggak ada yang terlalu istimewa. Pekerjaan lancar dan tadi sempet lembur karena meeting buat acara bicycle day, event bulan ini. Gue ditunjuk jadi MC bareng temen gue, Miss Yuli. 

Oya, gue turut prihatin denger berita tentang Jakarta yang banjir parah. Gue tahu dari temen gue kalau suaminya (yang juga temen gue) sampai kerja di rumah, alias nggak ngantor karena ya nggak memungkinkan untuk masuk kantor. Beberapa DP di BBM pun memasang foto-foto pemandangan banjir. Kalau di Semarang sendiri, hujan sedikit aja udah banjir. Sediiihh! Tapi yah, banjirnya sendiri masih dalam tahap masuk akal.

Gue sering berpikir, gue tuh harusnya jauh lebih bersyukur karena tinggal di Semarang yang kotanya nggak ribet. Kemana-mana deket, macet ya masih wajar. Pas siang hari di jam kerja atau waktu weekend. Gue memang dari dulu tinggal di kota-kota yang menurut gue nyaman. Di Cilacap, itu kampung halaman gue. Jogja, kota kedua, dimana gue menghabiskan masa remaja gue di sini. Dan sekarang Semarang, kota tempat gue kerja.

Gue inget, gue pernah nge-twit ini… Tinggal di kota kecil tapi minim hiburan, atau tinggal di kota besar tapi banjir? 

Yah, kalo bisa sih tinggal di kota kecil yang nyaman tapi banyak hiburan yaa! *maunya* 😀 Kota favorit menurut gue sih kota yang sehat, maksudnya tata kotanya baik, tidak banyak gedung-gedung, tetapi banyak taman dan pusat hiburan yang cocok untuk segala usia. Kota yang nggak macet, nggak banyak polusi, tapi yang sejuk karena banyak pohon-pohon. Kota yang aman yang pergi kemana-mana bawaannya nggak bikin kita takut atau was-was.

Kalau babe nyak gue sih tinggal di Cilacap, sejak mereka nikah, kerja, dan sampai sekarang babe gue pensiun. Kota itu menurut gue nyaman dan pas buat mereka. Gue sendiri punya cita-cita untuk balik tinggal di Jogja lagi, yah meski sekarang Jogja udah makin macet karena mahasiswa-mahasiswa perantauannya yang udah pada lulus, nggak balik ke kampung halamannya malah kerja dan bangun usaha di kota ini. Jogja… nyaman aja tinggal di sana. Kota yang ngangenin. 🙂

Kalau kamu, kota favoritmu apa?

Advertisements