Day15: A Thousand Words

“Life is not worth living without family.” – A Thousand Words

Jack McCall (Eddie Murphy) bekerja di sebuah agen buku terkenal. Seorang ambisius yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk pekerjaannya dibanding dengan keluarganya. Suatu hari, Jack mengusulkan pada agen tempat dia bekerja, agar mengangkat kisah Dr. Sinja (Cliff Curtis) ke dalam sebuah buku. Dr. Sinja merupakan penganut New Age dimana dia sudah memiliki banyak pengikut. Jack pun akhirnya menemui Dr. Sinja untuk bernegosiasi.

Kejadian aneh pun terjadi. Masa depan Jack ditentukan oleh sebuah pohon, yang secara tiba-tiba saja pohon itu tumbuh di halaman rumahnya. Ketika Jack mengucapkan hal-hal yang nggak penting keluar dari mulutnya, daun-daun di pohon itu akan mulai berjatuhan. Hidup Jack mulai terancam. Dia kemudian mendatangi Dr. Sinja untuk meminta tolong agar menghentikan ‘kutukan’ itu.

Segala cara dilakukannya agar ‘kutukan’ itu berhenti. Hal-hal konyol pun terjadi, dan orang-orang di sekitarnya dibuat kesal karena kelakuan Jack. Obsesi Jack untuk mendapatkan karier yang bagus, hubungan dirinya dengan mamanya di panti jompo, menyediakan waktu yang berkualitas dengan istri dan anaknya… semua menuntut dirinya untuk menentukan pilihan. ‘Kutukan’ itu nyatanya datang sebagai ‘alarm’ agar Jack sadar, mana yang sebenarnya menjadi prioritas utama dalam hidupnya.

A Thousand Words menghadirkan sebuah film dengan ide cerita yang bagus. Sebuah film keluarga dengan sedikit sentuhan komedi a la Eddie Murphy.

* Gambar diambil dari Google

Advertisements