[Review] Crazy Little Thing Called Love

crazylove

Film remaja yang sangaaatt manis. Thai movie bergenre rom-com ini dimainkan oleh Mario Maurer (Shone) dan Pimchanok Luevisetpaibool (Nam). Film yang bercerita tentang persahabatan dan “cinta monyet” di sekolah ini mampu membuat saya menangis. 🙂 Mungkin karena film ini mampu menggambarkan (dan mengembalikan) memori jaman sekolah dulu. Seragam, ngumpul sama teman dan bergosip tentang cowok yang disuka di kantin, dan di sisi lain juga harus berhadapan dengan tugas-tugas rumah serta obsesi untuk mendapatkan nilai bagus di sekolah. 

Siapa yang cantik dan populer pasti lebih disukai dan dicari. Nam, adalah seorang anak perempuan biasa yang menyukai anak laki-laki populer di sekolahnya. Nam pun mempunyai keinginan untuk tampil cantik dan menarik. Dengan bantuan sahabat-sahabat perempuannya, Nam mencoba berbagai cara. Dengan mulai memutihkan kulitnya, melepas behel, mengikuti kelas drama, dan marching band. Semua yang dia lakukan hanya untuk menarik perhatian Shone.

Alur ceritanya sederhana namun mampu mengaduk emosi secara baik. Adegan lucu dan manis a la remaja perempuan yang sedang jatuh cinta, kisah cinta segitiga, dan adegan yang membuat terharu saat Nam berusaha mempertahankan persahabatannya dengan teman-teman satu gengnya. Chemistry yang dibangun antara Mario dan Pimchanok pun menjadikan film ini semakin menarik.

Setiap orang pasti punya kisah first love mereka saat sekolah dulu. Dan film ini berhasil membawa penontonnya larut dalam kenangan masa indah sekolah dulu. Setidaknya saat melihat film ini, kita dibawa bernostalgia dan tersenyum mengingat bahwa masa sekolah adalah masa yang menyenangkan dan akan selamanya dikenang! 🙂

crazylove2

* Gambar diambil dari Google

Advertisements