Kartini’s Day

kebaya pinjaman :p

Kemarin (23/4) gue ngemsi di acara Kartini’s Day di sekolah gue. Acaranya seruuu! Ada drama tentang Kartini, games buat anak-anak PPG sampai KG B, lomba menghias tumpeng untuk orangtua murid, dan games untuk guru-guru.

Para orangtua kreatif banget bikin tumpengnya. Ada tumpeng barbie pake kebaya, ada tumpeng yang didesain menjadi seperti sekolah dan taman, lengkap dengan foto anak-anak yang dihias menggunakan blangkon dan jarik. Gue nggak nyimpen foto-foto tumpengnya, foto di bawah ini gue ambil dari DP BBM orang tua murid. Lucu yaa… 🙂

Drama tentang Kartininya menurut gue keren. Pesan yang mau disampaikan ke anak-anak dapet banget. Ceritanya tentang Kartini yang lulus sekolah tapi kemudian tidak bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi karena ayahnya tidak mengijinkan. Ayahnya berpikir, seorang perempuan tidak perlu sekolah tinggi, cukup di dapur saja. Kartini sangat sedih dan ingin bisa seperti teman-temannya yang orang asing, bisa menuntut ilmu tanpa ada batasan. Lalu karena tidak bisa melanjutkan sekolah, Kartini berpikir untuk membuat sekolah sendiri, mengajar orang-orang untuk bisa membaca dan menulis.

Games untuk anak-anak beragam. Ada lomba menyusun nama lengkap Kartini, menyusun puzzle Kartini, melengkapi gambar Kartini dengan mata yang ditutup, juga membuat dan menghias frame Kartini. Kalo lomba untuk guru yaitu memindahkan kelereng dengan menggunakan sumpit. Awalnya gue nggak main, tapi terakhirnya gue ditantang buat ikutan, dan ketebak deh… Gue kalah! Ya iyalah, kelereng bulet dan kecil gitu, terus musti dipindahin pakai sumpit… Nyerah!! 😀 Heran, ada aja temen gue yang berhasil.

Oya, gue nyumbang puisi Kartini, lho. Gue baca bergantian sama partner MC gue. Ini puisinya…

Kartini
Namamu akan selalu dikenang
Pembela kaum perempuan
Begitu besar jasamu
Agar kami perempuan tidak lagi terkekang

Kartini…
Kesederhanaanmu membuat kami kagum
Teladanmu menjadikan kami perempuan yang kuat dan tidak mudah goyah

Kartini…
Kau mengajarkan kami untuk terus belajar dan tidak pernah puas terhadap ilmu

Kartini…
Semangatmu akan selalu kami tiru untuk tidak menyerah
Terus berusaha menggapai cita-cita
Untuk menjadi kebanggaan orangtua dan bangsa.

Puisi yang gue buat waktu subuh. Mendadak. 😛

Advertisements