Aku Suka…

Aku suka…

Mengamati kehidupan orang-orang di sekitarku.

Terutama orang asing yang kutemui di perjalanan. Aku sungguh penasaran dengan kehidupan mereka.

Ada banyak hal yang tidak kumengerti. Seperti, kenapa banyak orang yang suka marah-marah. Aku paling malas dekat dengan mereka, karena energi negatif dari mereka sungguh membuat dirimu sama sekali tidak nyaman. Kalau sudah begitu, aku biasanya diam dan pergi menjauh.

Ada banyak hal yang menyenangkan. Seperti jalan-jalan bersama teman atau beli makanan kesukaan lalu menonton film lucu. 

Ada banyak hal yang mengharukan. Seperti saat kamu memberi uang kepada pengemis dan mereka tersenyum penuh syukur. Rasanya itu… Bahagia! Bahagia karena bisa berbagi sesuatu untuk orang lain.

Hidup memang penuh cerita.

Mungkin saat ini kamu merasa jenuh, tapi saat kamu bertemu orang lain dan menemukan keceriaan dalam hidupnya, kamu baru ingat… kamu tidak sendirian.

Mungkin saja saat ini kamu kesepian, tapi di waktu yang sama, di lain tempat, sahabat-sahabatmu datang dan mengajakmu untuk bersenang-senang.

Mungkin saja kamu menangis dan murung karena harimu buruk dan merasa bahwa semua orang menyebalkan, tapi di sisi lain, ada yang tiba-tiba mengirimimu sms lucu dan nasihat bijak. Sesaat kamu bisa tersenyum.

Hidup punya banyak warna.

Ada yang suram, tapi ada juga yang seperti pelangi. Aku suka yang terakhir.

Kalau hari ini kamu bertemu hal-hal yang tidak menyenangkan, mungkin kamu butuh seorang yang lucu untuk membuatmu tertawa. Atau seperti aku. 

Setiap kali aku sedih, aku telepon Momma dan curhat sepuaaassnya. Kadang sampai nangis. Aku nggak perlu malu atau takut Momma bakal menceritakannya pada orang lain. 

Atau saat jauh dan nggak ada teman, aku menyapa orang lain yang kutemui di dalam perjalanan. Bertemu orang asing, dan berjam-jam ngobrol dengannya, memberikan satu cerita tersendiri.

Menyenangkan melihat sisi lain kehidupan. Menggelikan saat kita tahu kita sering mengeluh, padahal di luar sana orang lain sedang berjuang untuk hidup mereka. 

Aku suka… setidaknya aku suka hidupku yang sekarang. 🙂 

❤ ❤ ❤

semarang, ditemani bengbeng dan perut yang masih lapar.

Advertisements