Berlari.

Aku tahu, ketika lelah menghampiri perjalanan, seharusnya aku mengajak semua energi yang tersisa untuk berlari.

Berlari. Secepat mungkin.

Aku benci mendapati diri yang terlalu lemah.

Kegelisahan, cemberut yang berlebihan, hari-hari yang terus murung, … adalah energi negatif yang sebaiknya segera dihapus dari daftar keseharian.

Berlari adalah cara terbaik untuk membuat dirimu lebih baik.

Bukan untuk melupakan kenyataan, tapi laju kencang yang ditawarkan membuat dirimu menjadi pribadi yang gigih dan tidak cengeng.

Itu yang dikatakan Ayahku dulu.

Berlari ke depan, dimana waktu menjadi semakin cepat dan semua yang kau lihat adalah pergerakan yang dinamis.

Mirip seperti bola-bola yang dimainkan seorang badut. Diputar, dibawa melambung. Cepat dan tangkas.

Berlari ke arah yang kau suka. Bukan yang orang lain mau.

Berlari dengan kepastian, bukan kebimbangan seperti yang ditawarkan dunia.

Berlari dengan segenggam mimpi-mimpi kecil dan yang kau simpan rapat-rapat dalam hatimu.

Berlari dengan satu visi, menemui satu destiny.

Tentu, lebih baik berlari daripada hanya diam termenung tanpa melakukan apa-apa. Dan itulah yang seharusnya aku lakukan sekarang. Ya, sekarang.

❤  ❤ ❤

semarang. november, 2011.

Advertisements