Hari 16#: 9.35

9.35 atau 21.35 wib adalah waktu gue tadi nyampe di Jogja. Terakhir pulang ke Jogja mungkin akhir bulan lalu. Sejak peristiwa Merapi yang terjadi beberapa waktu yang lalu, akhirnya gue baru sempat ke Jogja, dan hari ini tepat 1 bulannya peristiwa duka Merapi itu terjadi.

Kelar kerjaan setengah 4 sore, gue pun bergegas ingin segera pulang. Gue pergi ke agen Joglo Semar di Jl. Pemuda, ternyata sudah penuh semua sampai malam. Akhirnya, gue pun buru-buru ke agen satunya yang ada di Jl. Setia Budi. Sekitar 20 menit-an untuk gue sampai kesana, dan disana pun gue masih harus mengantri untuk dapat giliran mendapatkan informasi tiket dan jam keberangkatan.

Nyampe di agen jam setengah 5 sore dan gue pun akhirnya dapat tiket ke Jogja jam 6 sore. Gue pun harus menunggu dan menunggu, sampai si bis datang. Yang gue sebelin hari ini adalah gue lupa bawa buku, huhu. Jadilah tadi gue menunggu bis dengan nonton berita dan infotainment. Sisanya dipakai menikmati pemandangan sekitar dengan sibuk bergumam dalam hati, “Eh, si mbak ini cantik.” “Duh, itu flat shoes mbaknya kok lucu ya.” “Wah, tampang si mas itu lumayan, tapi nggak ah, rambut dia nggak oke.” Dan komen-komen nggak penting lainnya, yang sayangnya cuma gue batin aja. Coba lagi bareng sama temen cewek, pasti jauh lebih asik, dan malah bisa jadi acara bergosip sore hari yang seru. :p

Bis pun datang nggak on time, jadilah gue baru berangkat sekitar jam setengah tujuh-an malam. Perjalanan ke Jogja gue pakai buat tidur, dan melihat pemandangan luar yang gelap dan pohon-pohon yang menjulang tinggi. Rencana 3 hari 2 malam gue ada disini, balik ke Semarang minggu siang. Pokoknya gue mau puasin main disini, semoga aja temen-temen gue nggak pada sibuk.

9.35 hari ini, nggak ada yang istimewa, hanya saja gue seneng bisa ada di rumah, meski disambut dengan kamar gue yang berantakan. Sejak pindah ke Semarang, kamar gue seringnya dipakai sama Edo, adek gue. Jadilah kamar ini berubah menjadi kamar yang metal. Baju disana dan disini dan juga tumpukan buku-buku lama jaman semester berapa itu milik Edo.

Tadinya gue nggak mau posting, karena pengin cepetan tidur. Tapi akhirnya gue paksain nulis juga, meski hasilnya terlihat sebagai tulisan yang maksa, hanya demi memenuhi #3oharimenulis ini. Haha.

Ya sudah, off to bed. Nitey, my friends. 🙂

Advertisements