Hari 11#: Semawis

Sebagai pendatang baru di kota Semarang, gue punya keinginan untuk mengenal dan datang ke tempat-tempat wisata yang seru di kota ini. Waktu bulan pertama gue pindah ke Semarang, temen gue udah menyarankan untuk pergi ke Semawis. Sebuah pusat jajanan atau makanan di daerah Pecinan, yang hanya buka pada hari sabtu dan minggu saja. Gue jadi penasaran seperti apa tempatnya, dan kebetulan gue juga suka makanan cina. Jadilah keinginan itu baru tercapai malam minggu kemarin. Gue pergi sama Devi -temen kerja gue-, dan adek-adeknya. Oya, lucunya, di kota ini gue jarang dipanggil dengan sebutan ‘mbak’ lho, sekarang seringnya dipanggil ‘cece’. Hihi. Ya mungkin juga karena gue seringnya pergi sama temen-temen gue yang mayoritas keturunan cina. 🙂

Menikmati Semawis di malam hari membawa kesan tersendiri. Tampak disana kios dan warung yang berjejer rapi, aroma makanan yang menggoda, lampion-lampion yang cantik, dan para pengunjung yang berdiri depan kios, bingung memilih menu. Juga orang-orang tua yang berkumpul di depan televisi, berkaraoke ria, unjuk suara siapa yang paling merdu.

Ramai, riuh, tapi hangat. Akan menyenangkan pergi kesana dengan keluarga atau sahabat, menghabiskan malam dengan ngobrol ngalor ngidul, dan mencicipi makanan juga minuman yang beraneka ragam itu, sambil sesekali mengabadikan moment. Jepret sana, jepret sini, dengan setting pertokoan cina atau bangunan tua, kayak aku 🙂

Gue sempet googling dan baru tahu kepanjangan dari Semawis, yaitu Semarang untuk Pariwisata. Semawis dibuka sejak tanggal 15 Juli 2005. Semawis itu letaknya di Gang Warung kawasan pecinan. Masuk dari Jalan Kranggan, lurus terus sampai nemu gerbang pecinan yang tinggi. Di Semawis bisa ditemukan makanan khas semarang dan chinese food. Ada pisang plenet, bubur cakar, nasi hainam, sate babi, siomay, jamur, dan berbagai macam es. Semalem gue nyoba sate babi singapore dan es mie cool, yang berwarna biru itu. Enaaakkk. 🙂 Oya, jangan kuatir, buat temen-temen yang muslim, disini juga masih banyak pilihan makanan yang halal kok.

Kalau Anda sedang berkunjung ke Semarang, jangan lupa untuk mencoba sensasi Semawis yaa. Dijamin kenyang 🙂

Advertisements