MEGAMIND: Heroes aren’t born, they’re made

Gimana seandainya kita jadi orang paling menyebalkan di dunia, ingin memiliki dan menguasai semua yang ada di jagad raya ini, dan setelah mendapatkan apa yang kita inginkan, lalu perasaan yang tersisa hanyalah rasa kesepian yang mendalam. Itulah yang dialami Megamind (Will Ferrell). Dari kecil, tak ada satu pun anak disekolahnya yang mau berteman dengannya. Dia kalah pamor dengan Metro Man (Brad Pitt) -teman sekolahnya- yang punya kekuatan super dan mampu menarik perhatian dengan karisma dan kebaikannya. Megamind lalu tumbuh menjadi pribadi yang introvert dan memiliki cita-cita: menjadi penjahat yang terbaik dan tak terkalahkan.
Bertahun-tahun, dia mencoba menyusun strategi untuk bisa menaklukkan kota Metro dan juga si penguasa, Metro Man. Akhirnya, kesempatan itu datang dan tak seperti dugaannya, kali ini dia berhasil mengalahkan Metro Man.
Megamind tentu senang akan kemenangannya, namun setelah itu, dia sadar bahwa apa artinya seorang penjahat tanpa adanya seorang pahlawan. Dia merasa sangat bosan, hingga pada suatu hari ia mendapat sebuah ide untuk menciptakan seorang pahlawan, yang memiliki kekuatan seperti Metro Man. Pahlawan baru ini pun dilatih untuk menjadi panutan dan punya attitude baik layaknya seorang pahlawan sejati. Namun terjadi kesalahan, si pahlawan baru ciptaannya malah lebih tertarik menjadi seorang penjahat. Semua berawal karena Titan (Jonah Hill) -pahlawan baru-, merasa cemburu dan ditolak oleh Roxanne Richie (Tina Fey), rekan sekerjanya di sebuah stasiun tv. Perasaan Titan menjadi hancur, dan dia merasa sia-sia saja jika dia menjadi seorang pahlawan. Maka, Megamind terpaksa memutar otak untuk mencari cara menaklukkan Titan, yang berusaha menghancurkan kota Metro.

Sudah lama ya gue nggak mereview film 🙂 Eniwei, gue nonton Megamind yang bukan 3D. Tapi, tetap bagus kok dan menghibur. Nonton film ini mengingatkan gue bahwa, dalam hidup, selalu ada keinginan/hasrat untuk menjadi buruk (bahasa halusnya untuk nakal/jahat), atau menjadi orang baik. Gue percaya, pada dasarnya semua orang baik. Tapi yah, kenyataannya masih saja ada orang-orang yang iseng/usil dengan membuat hidup orang lain menjadi resah dengan perbuatannya. Padahal hidup damai kan jauh lebih enak.
Sebenarnya setiap orang sudah diberi kekuatan dalam dirinya. Setiap orang punya kesempatan menjadi seorang pahlawan/hero. Tapi untuk menjadi seorang pahlawan, pastinya butuh proses yang panjang dan berliku. Tidak semua orang mampu bertahan dengan ujian atau proses, tapi sebagai seorang pahlawan sejati, seharusnya menjadi pribadi yang tahan uji kan? Kalau mau jadi pahlawan atau pemenang, memang harus terbiasa dengan penderitaan dan pengalaman-pengalaman yang nggak enak dulu, sampai akhirnya dengan kesabaran dan kegigihan, sebuah kemenangan pun berhasil diraih. Nggak ada pahlawan atau kemenangan sejati yang lahir begitu saja. Heroes aren’t born, they’re made.

Advertisements