Indonesia Bersatu, Indonesia Kebanggaanku

**Udah lama ya, saya nggak update blog. Kemana aja? Saya masih disini aja kok. Masih tinggal di kota kecil, yang minim tempat hiburan tapi sejujurnya merasa tentram jauh dari hiruk pikuk 🙂 Beberapa temen blogger saya pasti tahu, saya nggak pernah absen di fesbuk maupun twitter. Hahaha. Tentu saja saya masih eksis 😉

marriott

ritz carlton

Hari ini tepat seminggu bom mega kuningan (17/7) terjadi, dan masih terasa lekat dalam memori kita. Hati saya masih pedih. Waktu itu ketika bom terjadi saya sedang dikantor, handphone saya tinggal di rumah, jadi agak telat saya tahu berita bom mega kuningan itu *maklum biasanya twitter saya aktif* 😛

Seseorang mengatakan pada saya, “CEO Holcim jadi salah satu korbannya.” Lalu saya buru-buru mencari tahu, bergabung dengan orang-orang kantor, memantaunya melalui tv one. Dan rasa penasaran itu terjawab, Timoty David Mackay, Presdir PT Holcim Tbk, menjadi salah satu korban yang tewas. Saya tidak mengenal Mr. Tim Mackay ini. Saya kaget, karna malam sebelumnya saya membaca buletin semen dan melihat foto beliau disitu di halaman pertama. Buletin yang dulu sering dibawa ayah saya sepulangnya dari kerja.

Kita semua sedih, dan nggak henti-hentinya bertanya, “mereka itu (teroris) udah nggak punya rasa kemanusiaan atau memang bukan manusia sih?”

Saya sedih, marah, dan bertanya-tanya apa yang sebenarnya sedang terjadi. Akibat ulah orang-orang yang tidak bertanggungjawab, banyak mereka yang tidak bersalah menjadi korban. Kesedihan saya bertambah lagi waktu melihat tayangan ulang latihan Tim Nas, yang mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi MU. Melihat bagaimana bapak Agum Gumelar berjuang untuk mengangkat citra Indonesia di mata internasional, dengan mengusung “sepakbola & persahabatan”. Namun, semua itu hanya tinggal harapan. Dua bom mendarat di J.W. Marriott dan Ritz Carlton, menyebabkan 9 orang tewas dan 60 lebih lainnya luka-luka. Mereka yang sudah terlanjur memesan tiket dan sangat berharap dapat melihat idolanya bermain, harus menelan kekecewaan yang dalam. Tapi perasaan duka juga menyelimuti mereka, keluarga korban bom mega kuningan. Pedih.

Saya rajin mengikuti dialog ini itu yang membahas tentang bom dan teroris, menggali informasi di kompas.com, dan terus mengikuti perkembangan terakhir. Saya hanya ingin tahu, sebenarnya motif si teroris itu apa. Nordin M. Top cs mungkin mengincar orang-orang Amerika sebagai targetnya, tapi tujuannya nggak lebih dari ingin menghancurkan indonesia. Membuat Indonesia terpecah belah.

Fesbuk dan twitter pun menjadi ramai, dengan sebuah gerakan baru #indonesiaunite, sebuah kesatuan karna kecintaan kita pada indonesia. Banyak yang memasang avatar merah-putih sebagai profile picture mereka di fesbuk maupun twitter, termasuk saya 😉 Dengan mengusung, “KAMI TIDAK TAKUT”, #indonesiaunite mengajak kita untuk tidak perlu takut terhadap apa yang sedang terjadi, dengan banyak ancaman teror yang sengaja membuat bangsa terpecah. Lalu bagaimana selanjutnya kita bersikap? Diam saja menunggu komando dari pemerintah atau bagaimana? Kalau hanya diam saja, itu sama saja membuat teroris semakin gencar di negri kita. Saya mendapatkan link ini, mas contradictiveminds yang di salah satu posting blognya membahas tentang bagaimana seharusnya kita menghadapi terorism di Indonesia. Kalau mau versi bahasa indonesianya, bisa mampir di blog mbak silly 🙂 Intinya yah, kenali tetangga kita dan pertajam rasa memiliki pada lingkungan sekitar. RT, RW, Lurah dan Camat adalah pelindung kita. Kalau ada sesuatu yang mencurigakan, lapor pada polisi. Jangan lupa untuk terus mengikuti perkembangan berita.

Beberapa hari yang lalu saya menulis ini di status fesbuk saya, “Budi nggak jadi main bola, tapi Budi bangga jadi warga negara Indonesia.” Kalau Budi saja bangga, kita juga harus bangga tinggal di Indonesia 🙂 Indonesia masih berduka, tapi tidak lantas membuat semangat kita luntur. Kerjakan sesuatu, entah itu pekerjaan atau study kita, lakukan yang terbaik untuk Indonesia. Selalu rukun sama lingkungan sekitar juga penting, menghindari seseorang yang mungkin berniat jahat pada kita. Indonesia (harus) bersatu, karna Indonesia kebanggaanku.

*saya mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya pada keluarga Mr. Tim Mackay dan Evert Mocodompis, serta keluarga dari korban tewas bom mega kuningan lainnya 😦 Tuhan memberikan kekuatan buat kita semua. God Bless.

Advertisements