Going to 24 dan dagdigdug

Tiap mo ulang taun gue pasti dagdigdug. Resah, gelisah, gundah gulana (halah). Gak tau knapa. Padahal ulang taun itu cuman soal bergantinya angka dan waktu. Umur yang bukannya nambah tapi berkurang. Bahkan waktu yang terus berjalan cepat, tidak peduli soal hati kita saat itu. Seneng, sedih, ato lagi ngambek, waktu ya tetep jalan mengikuti bumi yang terus berputar juga matahari yang harus terbit dan terbenam. Bener kata seorang teman, ulang taun gak ada bedanya kok. Hari dimulai tetep pagi-pagi. Senin tetep setelah minggu. Dan gue gak harus berubah jadi Wonder Woman (ya iyalah gue kan Wonder Mini). Heheh. Jadi yah, ngapain juga gue harus gelisah menjelang moment bergantinya umur. Gue pikir2 sih, mungkin aja kegelisahan gue itu ada pada alasan ketidaksiapan gue menginjak fase yang pastinya memaksa gue untuk โ€œlebihโ€. Lebih bertanggungjawab, lebih memahami makna kehidupan (tsaelah bahasa gue), lebih baik dari yang sebelumnya, dan lebih lebih yang lainnya. 24 adalah angka yang fantastik buat gue. Angka yang mengajak gue untuk lebih introspeksi diri dan pastinya lebih bersyukur. Lembaran hidup gue kembali dilanjutkan di Lembar 24…dan gue optimis bahwa cerita tentang gue ke depan pasti lebih indah dari lembar cerita gue sebelumnya. Wish me luck and happy, guys ๐Ÿ™‚

Advertisements