Indonesia gagal bawa pulang Piala Uber

Dag dig dug juga pas kemaren nonton Final Uber Cup di Trans 7. Nonton bertiga sama bokap dan adek gue, Tina. Gemes, ngga sabar, campur2lah rasanya liat pertandingan penentuan malam itu. Gue paling suka pas partai kedua, yaitu pasangan ganda Natsir Lilyana dan Vita Marissa. Permainan mereka bagus walau beberapa kali mereka juga melakukan kesalahan, tapi toh akhirnya mereka harus mengakui dan menerima kehebatan Cina. Meski tim uber kalah, paling nggak kita harus bangga pada Maria Kristin dan kawan-kawan karna prestasi mereka yang bisa lolos ke babak final. Suatu hal yang patut di syukuri meski di sisi lain kita (bangsa Indonesia) harus menelan kekecewan karna gagal membawa pulang Piala Uber.

Hal lain yang juga patut dibanggakan adalah semangat para suporter yang hadir di Istora Senayan dan rasa nasionalis mereka yang terlihat jelas dengan yel-yel โ€œIndonesia…Indonesia!โ€ yang terus menerus mereka dengungkan untuk memberikan dukungan kepada Tim Uber Cup.

Kekalahan bukan akhir. Tapi proses untuk menuju kemenangan selanjutnya ๐Ÿ™‚

Advertisements